Foto produk pakai HP: yang kami atur sebelum pencet shutter
Kamera HP sudah cukup untuk katalog kecil. Yang sering bikin hasilnya jelek justru hal di luar kamera: cahaya, latar, dan kemasan yang belum dilap.
Kami sering ditanya kamera apa yang dipakai untuk foto produk. Jawabannya tidak sepenting yang orang kira. Untuk katalog kecil atau konten harian, HP keluaran tiga tahun terakhir sudah cukup. Yang membedakan hasilnya adalah apa yang kami atur sebelum memotret, dan hampir semuanya gratis.
Cari jendela, matikan lampu
Lampu ruangan berwarna kuning atau putih kebiruan, dan kalau dicampur dengan cahaya matahari, warna kemasan jadi aneh. Matikan semua lampu, lalu taruh produk sekitar satu meter dari jendela. Jangan kena sinar matahari langsung. Kalau cahayanya terlalu keras, gantung tirai putih tipis atau kertas roti di jendela.
Jam terbaik biasanya antara jam 9 sampai 11 pagi. Setelah itu matahari terlalu tinggi dan bayangannya pendek.
Satu latar saja
Kertas karton putih atau abu-abu muda dari toko alat tulis sudah cukup. Lengkungkan dari meja ke dinding supaya tidak ada garis sudut di belakang produk. Untuk marketplace, latar putih memang yang paling aman karena Shopee dan Tokopedia menampilkan foto di kotak putih.
Latar bermotif, taplak meja, atau lantai keramik rumah hampir selalu kelihatan di hasil akhir, dan tidak dengan cara yang bagus.
Lap kemasannya
Terdengar sepele, tapi debu dan sidik jari adalah hal pertama yang terlihat begitu foto diperbesar. Kami selalu bawa kain microfiber dan sarung tangan katun ke sesi foto. Botol kaca dan kemasan glossy paling rewel soal ini.
Kunci exposure, jangan zoom
Ketuk layar di bagian produk yang paling terang, lalu geser sedikit ke bawah sampai detailnya kelihatan. Pakai kaki dua atau tumpukan buku supaya HP tidak goyang. Jangan pakai zoom digital. Mendekat saja, atau potong fotonya nanti.
Satu angle untuk semua produk
Kalau kamu memotret sepuluh produk, foto semuanya dari jarak dan sudut yang sama. Di halaman toko, sepuluh foto yang seragam kelihatan jauh lebih meyakinkan daripada sepuluh foto bagus yang semuanya beda gaya.
Kami pernah mengerjakan katalog yang foto lamanya diambil pegawai berbeda tiap hari. Produknya sama, tapi di halaman toko terlihat seperti dijual lima penjual berbeda.
Kapan perlu fotografer
Kalau kamu butuh foto yang bisa dipakai setahun untuk iklan, kemasan, dan katalog cetak, atau produkmu mengilap dan reflektif (botol kaca, perhiasan, alat elektronik), hasil HP akan terasa batasnya. Di situ studio dengan pencahayaan yang bisa diatur menghemat waktu revisi.
Tapi untuk unggahan mingguan, mulai saja dari jendela dan karton putih. Kalau sudah konsisten dan mau naik kelas, sesi foto produk kami tinggal melanjutkan.
Mulai proyek 

